Sabtu, 01 Februari 2014



Profil Madrasah Aliyah Salafiyah Simbangkulon
Kata Pengantar

Assalamu’alaikum Wr.  Wb.

Kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas berkah dan rahmatNya sehingga kami bisa menyusun buku kecilyang kami sebut PROFIL MADRASAH ALIYAH SALAFIYAH SIMBANGKULON.
Buku Profil ini kami susun agar bisa memberikan gambaran sekilas tentang sejarah berdirinya, latar belakang serta visi dan misi yang telah di canangkan oleh Yayasan.
Ada tiga visi dan misi yang selalu diperjuangkan. Visi dan misi tersebut bermuara pada pembentukan manusia yang berakhlakul karimah. Membentuk manusia yang sholeh dan akrom (mulia) sekaligus membekali siswa dan siswi  dengan ketrampilan yang memadai. Dengan demikian diharapkan mutakhorrijin (lulusan)  bisa survive dalam kehidupan yang penuh competitif ini.
Setelah membaca buku ini diharapkan para pembaca dapat menyumbangkan ide-ide kreatifnya demi terwujudnya visi dan misi sebagaimana kami sebutkan diatas. Demikian pula kami menyadari bahwa dalam perjalanan pengelolaan Madrasah selama ini masih banyak kekurangan, maka untuk itu saran dan kritik para pembaca sangat diharapkan demi perbaikan dimasa yang akan datang.
Semoga buku ini bermanfaat dan memenuhi fungsinya dalam rangka menunjang usaha tercapainya tujuan pendidikan di Madrasah Aliyah Salafiyah Simbangkulon.

Wassalamu’alaikum  Wr.  Wb.
                                               
Pekalongan,  Juli 2013
Kepala Madrasah


                                                          Drs. H. MUSLIKH. M.S.I
                                                          NIP.-




Gedung MAS Simbangkulon Putra




P R O F I L

MADRASAH ALIYAH SALAFIYAH ( MAS ) SIMBANGKULON BUARAN PEKALONGAN 


A. Pendahuluan


Madrasah Aliyah Salafiyah Simbangkulon Buaran Pekalongan, adalah sebuah lembaga pendidikan formal di lingkungan Yayasan Salafiyah Simbangkulon Buaran Pekalongan yang didirikan dengan biaya swadaya masyarakat, sehingga sejak awal sistem pengelolaan pendidikan yang ada pada Madrasah Aliyah Salafiyah senantiasa berpihak pada arti pelayanan hajat masyarakat.
Karena itu, pengembangan Madrasah Aliyah Salafiyah amat tergantung kepada peran serta masyarakat setempat, baik pengembangan yang berkaitan dengan pengadaan bangunan fisik maupun tekhnik pengelolaan pendidikan dan pembelajaran.
Keikutsertaan mayarakat secara optimal menjadikan Madrasah Aliyah Salafiyah selalu dipandang memiliki nilai lebih diatas Madrasah atau sekolah lain yang setingkat, dan sekaligus mendapat tempat dalam hati masyarakat.
B.           Latar Belakang berdirinya Madrasah Aliyah Salafiyah Simbangkulon (MAS)
1.            Latar Belakang Secara Umum.
Sebelum menjadi sebuah lembaga formal yang berbentuk madrasah, proses pendidikan agama berjalan dalam bentuk majlis taklim Diniyah atau pondok pesantren yang secara khusus mendidik santri-santrinya dengan ilmu keagamaan.   Majlis taklim ini  diasuh oleh para ulama setempat yang secara langsung atau tidak langsung mempunyai pertalian erat dengan keluarga besar Pondok Pesantren yang didirikan dan diasuh oleh Almaghfurlah    KH. Amir Idris, salah seorang ulama’ besar yang bertempat tinggal di desa Simbangkulon.
Dalam perkembangan selanjutnya oleh tokoh-tokoh agama setempat dipandang perlu mendirikan sebuah lembaga formal dan sekaligus dilengkapi dengan kepengurusan yang membawahi dan mengelola. Kepengurusan terbentuk pada tahun 1955,berbarengan dengan pembangunan gedung yang pertama yaitu Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah. 
Untuk kepentingan yang lebih luas dan menyesuaikan dengan kebijaksanaan pemerintah sekarang dipandang perlu untuk dijadikan yayasan. Kemudian kepengurusan didaftarkan ke notaris menjadi  bentuk sebuah yayasan pada tahun 1417 H atau 1997 M.
Yayasan Salafiyah Simbangkulon hingga sekarang telah berhasil mendirikan 5  (lima ) lembaga pendidikan formal yaitu :
a.             Raudlotul Athfal Muslimat pada tahun 1957
b.            Madrasah Ibtida’iyah Salafiyah pada tahun 1955
c.             Madrasah Tsanawiyah Salafiyah pada tahun 1963
d.            Madrasah Aliyah Salafiyah pada tahun 1971
e.            Madrasah Aliyah Keagamaan Salafiyah pada tahun 1995
Secara umum bahwa pendirian dan pembangunan madrasah mempunyai banyak alasan yang mendasar yang tidak bisa lepas dari cirri-ciri sebagai berikut :
1.      Sebagai Lembaga Tafaqquh Fiddin
Sebagai lembaga Tafaqquh Fiddin, diharapkan lahir  generasi-generasi muslim yang berakh al-karimah dan menguasai ilmu agama yang memadai.  Selanjutnya diharapkan mampu menjawab tantangan dan persoalan-persoalan waqi’iyah yang membutuhkan legitimasi agama, akibat perkembangan teknologi yang makin canggih.
               2.  Sebagai Lembaga Pertahanan Faham Ahlussunah Wal Jama’ah. 
Sebagai lembaga pertahanan faham Ahlussunah Wal Jama’ah dimaksudkan mampu mempertahankan dan melestarikan faham Ahlussunah Wal Jama’ah, dengan upaya menanamkan dan mendoktrin ajaran-ajaran agama yang berwawasan faham Ahlussunah Wal Jama’ah. Dengan demikian, dapat terwujud lapis generasi yang menjunjung tinggi dan gigih memperjuangkan faham tersebut serta menjaga kultur kehidupan kaum nahdiyin.
3. Sebagai Pencetak Sumber Daya Manusia yang   Berkualitas.
Sebagai lembaga pencetak Sumber Daya Manusia, lembaga  bermaksud membentuk lapis generasi yang mempunyai kemampuan untuk merespon tantangan kehidupan, baik yang bersifat personal maupun sosial masyarakat, pada masa mendatang yang kian kompetitif pada segala aspek kehidupan. 
Kajian-kajian ilmiah baik teoritis praktis maupun ekstra dan non ekstra kurikuler di kedepankan secara bersama-sama, seperti praktik ibadah, latihan ketrampilan komputer  serta kegiatan-kegiatan  sosial dan kepedulian terhadap masyarakat.
Disamping memperoleh bekal ilmu-ilmu  pengetahuan umum yang memadai, para siswa-siswi juga memperoleh pendidikan  ilmu-ilmu agama yang bereferensi pada kitab-kitab kuning. Sehingga diharapkan dapat menjadi sosok insan yang berkualitas dan memiliki integritas moral agama yang tinggi. 
 
2.      Latar Belakang Secara Khusus
Ada dua alasan yang mendasar bagi pendirian Madrasah Aliyah Salafiyah. Pertama merupakan program jangka panjang untuk mengembangkan lembaga-lembaga pendidikan di lingkungan Yayasan Salafiyah. Kedua pada saat yang sama ada tuntutan masyarakat yang menghendaki pendirian Madrasah Aliyah di lingkungan Yayasan Salafiyah. Sebab makin banyak alumni Madrasah Tsanawiyah yang menginginkan melanjutkan belajar ke Madrasah Aliyah atau ke sekolah lanjutan berikutnya. Namun pada saat itu mereka tidak menemukan Madrasah atau sekolah yang memiliki relevansi dengan prinsip-prinsip pendidikan dasar  ilmu pengetahuan yang mereka peroleh di Madrasah Tsanawiyah Salafiyah, khususnya pada disiplin ilmu keagamaan yang bersumber pada kitab-kitab kuning. Oleh karena itu pada tanggal 1 Januari 1971  didirikanlah  Madrasah Menengah Atas Salafiyah dengan Sk. Departemen Agama RI Perwakilan Prop. Jawa Tengah. Kemudian pada tanggal 1 Maret 1978 berubah nama menjadi Madrasah Aliyah Salafiyah dengan nomor piagam madrasah dari Departemen Agama Republik Indonesia : Lk/3c/24/Pgm/MA/79. Pada mulanya hanya ada  program Agama dan IPS. Kemudian pada tahun 1995 ditambah dengan program IPA. Dan terakhir   pada tahun 2000 M program Agama dihapus diganti menjadi  Madrasah Aliyah Keagamaan ( MAK ).
Madrasah Aliyah Salafiyah sampai saat sekarang selalu melakukan pembenahan yang mengarah pada upaya pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan. Peningkatan tersebut telah berhasil. Sedang Indikatornya adalah   sebagai berikut :
1.    Keberhasilan siswa-siswinya dalam pencapaian prestasi yang memuaskan pada   saat mengikuti ujian nasional ( UN )
2.    Adanya peningkatan animo pendaftaran siswa dari tahun ke tahun.
3.    Pada tahun 2006 Madrasah Aliyah Salafiyah berhasil memperoleh status Terakreditasi A  dengan Nomor . Kw.11.4/4/PP.03.2/625.26.02/2006, An Direktur Jenderal Pembinaan Perguruan Agama Islam. Diteruskan pada tanggal 9 Nopember 2010 kembali memperoleh akreditasi A berlaku sampai dengan tahun 2015/2016 dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah dengan nomor; Ma.005304.
4.    Adanya peningkatan alumni Madrasah mendapatkan beasiswa untuk belajar di Timur Tengah maupun di perguruan tinggi di Indonesia.


C. Visi dan Misi Madrasah Aliyah Salafiyah


Madrasah Aliyah Salafiyah memiliki visi dan misi yang sejalan dengan orientasi nilai-nilai perjuangan  pondok pesantren dan kepentingan masyarakat muslim secara luas.
VISI

Membangun insan Sholeh dan Akrom, berilmu, beramal dan berakhlak mulia.
MISI

1.      Membangun  kualitas perilaku keberagamaan  ala Ahlussunnah wa al-jama’ah
2.      Kompeten dalam   ilmu   Agama dan ilmu umum
3.      Terampil dan aktif berbahasa Arab dan Inggris


    







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate

Mengenai Saya

Foto saya
Kami adalah Pengelola BLOG MAS Simbangkulon kantor pusat kami berada di Jl. KH. Abdul Hadi Gang 2 Kel. Simbangkulon Kec. Buaran Kab. Pekalongan 51171. No. Telp.(0285) 420082. Website : www.yamasa.or.id
Powered By Blogger

Wikipedia

Hasil penelusuran